Powered by Blogger.

Pengertian, Jenis Batuk

Pengertian, Jenis Batuk

Batuk merupakan proses protektif tubuh untuk melindungi saluran napas dan paru. Namun, batuk biasanya menjadi suatu gejala adanya penyakit respirasi. Batuk yang muncul secara spontan terjadi akibat stimulasi ujung saraf sensoris yang menginisiasi refleks batuk. 

Ujung saraf aferen menginervasi faring, laring, dan saluran napas hingga bronkiolus terminalis dan parenkim paru. Ujung saraf ini pun dapat juga ditemukan pada meatus auditorius eksternal dan esofagus. 

Persarafan sensoris ini melalui saraf vagus dan saraf laringeal superior menuju area nukleus traktus solitarius di batang otak. 


Terjadinya batuk merupakan bentuk dari beberapa gerakan otot involunter. Terjadi adduksi pita suara, yang menyebabkan penurupan sementara saluran napas atas. Kemudian, terjadi kontraksi otot ekspiratorius, yang menyebabkan adanya tekanan intratorakal positif sekitar 300 mmHg. 

Terjadi pelepasan kontraksi laring tiba-tiba sehingga memunculkan aliran ekspirasi cepat dan melampaui aliran ekspirasi maksimal pernapasan normal. Terdapat kontraksi otot polos bronkial yang bersamaan dengan kompresi saluran napas. 

Energi kinetik yang terbentuk dapat mendorong mukus dari dalam saluran napas menuju saluran napas lebih luar.

Batuk simptomatik dapat disebabkan oleh beberapa kelainan dan disertai oleh gejala lain. Batuk akibat bronkitis kronik dapat bersifat sebentar, aktif produksi sputum mukoid, dan tidak mengganggu. 

Pada batuk akibat alergi atau asma, dapat ditemukan gejala lain seperti bunyi napas wheezing, napas pendek, dan dada terasa berat. Terdapat tiga jenis batuk berdasarkan waktu terjadinya, yaitu:

- Batuk akut yang terjadi <3 bulan, biasanya diakibatkan oleh infeksi saluran pernapasan, aspirasi, atau inhalasi asap atau bahan kimia.

- Bakut subakut, yang berlangsung selama 3-8 mminggu, biasanya disebabkan oleh trakeobronkitis akibat pertusis atau sindrom tusif postviral.

- Batuk kronik, yang terjadi >8 minggu, dapat disebabkan oleh penyakit kardiopulmonal, seperti adanya inflamasi, infeksi, neoplasma, dan penyeab kardiovaskular lainnya.

0 comments:

Post a Comment